Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Claudio Ranieri meminta para pemain Leicester City untuk melupakan catatan positif di Liga Champions dan fokus untuk laga Premier League.
Terakhir, Leicester menang 3-0 atas Club Brugge pada partai Grup G Liga Champions di Stadion Jan-Breydel, Rabu (14/9/2016).
Ranieri menyadari bahwa ada potensi euforia berlebih setelah pertandingan tersebut. Maklum, partai itu merupakan debut Leicester di kompetisi kasta teratas Eropa.
"Ada masalah ketika seorang pemain memikirkan musik Liga Champions. Apabila itu terjadi, saya akan membunyikan bel," kata Ranieri.
"Saya sudah melupakan apa yang terjadi dan menatap tantangan baru, pertandingan selanjutnya," tutur pelatih berkebangsaan Italia itu.
How have #LCFC and Burnley compared this season? Which players will you pick? https://t.co/uJYblivmWe pic.twitter.com/nzuRhGsnMo
— Leicester City (@LCFC) September 16, 2016
Berikutnya, Leicester harus melawan Burnley pada partai Premier League di Stadion King Power, Sabtu (17/9/2016).
Menurut Ranieri, Burnley unggul dalam hal kebugaran ketimbang anak-anak asuhnya. Jadwal Burnley memang lowong pada tengah pekan.
"Mereka pasti bakal meningkatkan tempo karena berpikir bahwa kami kelelahan," ucap Ranieri.
Laga ini sangat menentukan posisi kedua tim yang terlihat rapat di tabel sementara. Burnley bertengger di posisi ke-15 dengan koleksi empat poin atau hanya unggul selisih gol atas Leicester.
WATCH: #lcfc boss Claudio Ranieri talks to the press ahead of Saturday's visit of Burnley. #LeiBur pic.twitter.com/S9IRrTgGDo
— Leicester City (@LCFC) September 16, 2016