Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
Presiden FC Barcelona, Josep Maria Bartomeu, mengakui bahwa dirinya adalah Nobita, sementara ikon Blaugrana, Lionel Messi, merupakan Doraemon.
Kedua tokoh kartun buatan Jepang tersebut memang begitu terkenal di dunia. Mereka menjadi sahabat yang saling tolong-menolong. Uniknya, mengapa sang presiden mau menjadi Nobita?
Dalam sebuah acara televisi olahraga khusus anak-anak bernama La Porteria, Bartomeu menikmati sesi tanya jawab sembari bercanda dan tertawa. Dia menanggapi pertanyaan terkait julukannya selama ini sebagai sosok Nobita.
Divendres els @MamutsLesCorts entrevistaran al president del #Barça! Posa @BTVcat a les 19:10h! #VersióBTVEscoles pic.twitter.com/PANk5d5yBV
— La Porteria (@Laporteriabtv) March 2, 2016
"Ketika Barca bermain dalam Piala Dunia Klub di Jepang, orang-orang di sana bertanya mengapa saya dipanggil Nobita?" kata Bartomeu.
"Saya mengatakan kepada mereka bahwa mungkin karena terlihat mirip dengannya atau karena di Barca kami memiliki Doraemon, yaitu Messi, yang bisa mengeluarkan apa saja dalam situasi sulit," ucapnya.
Baca Juga:
Pria berusia 53 tahun ini menuturkan lebih lanjut, "Itu sebabnya ada juga saya, Nobita, yang meminta Messi untuk memperbaiki semuanya."
Messi, 28 tahun, memang selalu menjadi solusi ketika Barca kesulitan. Dia bisa melakukan sesuatu di luar ekspektasi para pencinta sepak bola.
Bartomeu: "Yo soy Nobita porque Messi es Doraemon, lo soluciona todo" https://t.co/25KvgWbVDa pic.twitter.com/rH3zrlPnzb
— MARCA (@marca) March 2, 2016
Penggemar Messi tentu masih ingat saat dia melakukan tap penalty kepada Luis Suarez dalam laga melawan Celta Vigo. Hal itu menghiasi kemenangan 6-1 Barca di Stadion Camp Nou.
Teranyar, Messi mengguncang media sosial melalui tendangan bebas indahnya dalam laga kontra Sevilla. Lesakan dia pada menit ke-31 itu menjadi titik balik performa Barca, setelah sempat tertinggal 0-1, hingga akhirnya menang 2-1.