Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers
JUARA.NET - Pembalap Indonesia, Mario Aji harus menerima kenyataan pahit di tengah balapan yang penuh insiden kecelakaan.
Berlangsung pada Minggu (4/8/2024) para pembalap Moto2 memulai balapan dengan baik.
Ai Ogura yang start dari posisi terdepan berhasil mempertahankan posisinya di awal sembari dibayangi beberapa pembalap di belakangnya.
Posisi Ogura kemudian digeser oleh Aron Canet di lap kedua.
Ia terus mengalami kemunduran ke poisisi ketiga setelah digeser Jake Dixon.
Sementara barisan terdepan bersaing ketat, pembalap Indonesia, Mario Aji sedikit demi sedikit naik posisi.
Aji yang start dari posisi 21 mulai naik sedikit demi sedikit ke posisi 19 lalu 17.
Namun, saat persaingan tengah berjalan di lap kedua, sebuah insiden mulai terjadi.
Jaume Masia mengalami crash di tikungan ke-14, motornya terlihat terlontar dari lintasan saat kompetisi tengah berjalan.
Beberapa waktu kemudian, insiden lain terjadi pada Tony Arbolino, pembalap yang santer dikabarkan diincar tim MotoGP itu mengalami crash di lap keempat.
Insiden kecelakaan masih belum berhenti, di lap keenam, giliran Somkiat Chantra yang mengalami insiden.
Hal serupa lantas dialami Diogo Moreria, motor pembalap bermomor 10 ini terlihat meluncur keluar lintasan saat melewati tikungan 6.
Di lap ketujuh, Joe Roberts jadi korban berikutnya, saat tengah memacu motornya, pembalap Amerika itu meluncur dengan kencang ke gravel.
Filip Salac juga mengalami crash tak lama setelahnya.
Di tengah sederet insiden yang terjadi, pembalap Indonesia, Mario Aji terus mengalami kenaikan ke posisi 11.
Tapi, Aji yang berpotensi mendapatkan poin juga kemudian menajdi korban insiden crash.
Aji mengalami highside pada lap ke-10, asa meraih poin di balapan kali ini pun harus kandas.
Terlepas dari banyaknya insiden yang terjadi selama balapan, Aron Canet terus memimpin hingga di lap terakhir, Jake Dixon menyalipnya.
Kedua pembalap ini pun bersaing hingga akhir, Jake Dixon yang berhasil memenangi duel itu pun akhirnya finis di posisi pertama disusul Aron Canet di posisi kedua.
Sedangkan posisi ketiga menjadi milik murid Valentino Rossi, Celestino Vietti.