Pelatih Italia, Cesare Prandelli, mengaku timnya tidak layak untuk kalah dari Prancis, Kamis (15/11) dini hari WIB. Namun ia menganggap laga uji coba tersebut sebagai eksperimen yang berharga.
Dalam pertandingan persahabatan melawan Prancis, Cesare Prandelli menggunakan skema 4-3-3. Lini depan Italia diisi Stephan El Shaarawy, Mario Balotelli, dan Antonio Candreva. Sementara itu Marco Verratti melakukan laga perdana di tim senior dan Alessandro Florenzi melakoni debut tim nasionalnya.
"Kami tidak layak menerima kekalahan ini. Akan tetapi ini merupakan ekeperimen yang tepat dan kami akan melakukan eksperimen lagi. Kami perlu siap untuk turnamen dan itu berarti memanfaatkan pertandingan ini untuk mengetes segala sesuatunya," ujar Prandelli di Football Italia.
"Kami melakukan beberapa hal bagus. Ini pertama kali kami mencoba 4-3-3, jadi beberapa pergerakan tidak berjalan solid," lanjut Prandelli.
"Ini merupakan tahun yang bagus. Kami tidak layak untuk kalah. Kami bermain baik dan perlu membayar fan untuk kedatangan mereka dengan kegairahan. Kami harus bergerak maju dengan antusiasme," kata Prandelli.
Editor | : | Okie Prabhowo |
Komentar