Bos LCR Honda, Lucio Cecchinello, menyebut Romano Fenati memiliki gangguan psikologis.
Aksi kontroversialnya saat menarik tuas rem motor milik Stefano Manzi pada balapan Moto2 GP San Marino di Sirkuit Misano, Minggu (9/9/2018), memang menuai banyak kecaman.
Seluruh paddock memberikan kritik atas tindakan tidak sportif yang dilakukan mantan anak didik Valentino Rossi itu.
Sebelumnya, Cal Crutchlow berkomentar jika hukuman larangan dua Grand Prix terlalu ringan karena seharusnya dilarang seumur hidup.
(Baca Juga: Gabung Tim Sauber, Kimi Raikkonen Tinggalkan Ferrari pada Musim Depan)
Kini giliran sang bos yang menyebut bahwa Romano Fenatitelah merusak citra olahraga balap motor.
"Saya sangat kecewa karena olahraga motor telah menjadi olahraga yang bersih, di mana tidak ada balapan yang curang atau skandal doping seperti olahraga lainnya," kata Lucio Cecchinello dikutip Juara.net dari Tutomotoriweb.
"Episode ini jelas karena seorang pebalap yang sebenarnya memiliki masalah psikologis karena membayangkan melakukan sesuatu seperti itu benar-benar serius," tutur Cecchinello.
Bukan kali ini saja Romano Fenati bertindak kurang sportif saat berada di lintasan balap.
Sebelumnya pada 2015, Fenati juga pernah menendang motor Niklas Ajo saat sesi pemanasan Moto3 GP Argentina.
Selain itu, Fenati juga didepak dari tim Sky Racing Team VR46 pada 2016 karena masalah indisipliner.
Kali ini karena aksi tak terpuji di San Marino kemarin, Fenati juga didepak dari tim Marinelli Snipers dan kontraknya dibatalkan oleh Forward Racing.
View this post on Instagram
Editor | : | Imadudin Adam |
Sumber | : | tuttomotoriweb.com |
Komentar