Juara GP Ceska, Marc Marquez, mengaku mengambil segala risiko demi memenangi balapan yang berlangsung di Automotodrom Brno, Republik Ceska, Minggu (6/8/2017).
Salah satu risiko terbesar yang diambil Marquez ialah melakukan pergantian motor satu lap lebih awal dari para rivalnya.
Marquez menjadi pebalap pertama yang menukar motor berban basah dengan motor berban kering pada GP Ceska 2017.
Seusai melakukan pergantian motor pada lap ke-3, posisi Marquez melorot hingga ke urutan ke-19.
Disaster so far for #MM93 who dropped down the field big time before pitting for dry tyres.. could this be a master stroke, though? #CzechGP pic.twitter.com/TF8WWvAbfM
— MotoGP (@MotoGP) August 6, 2017
Namun, tiga lap berselang, Marquez sudah kembali memimpin lomba. Pebalap Repsol Honda ini terus mempertahankan posisinya hingga balapan tuntas.
"Hari ini, saat saya bangun tidur, saya mengatakan kepada diri sendiri, 'saya ingin mengambil risiko'. Dan saya mengambil segala risiko tersebut," tutur Marquez pada konferensi pers seusai balapan.
“Today when I get up, ‘I say I want to take the risk,’ and I took the risks in all the ways!” - Marc Marquez #CzechGP pic.twitter.com/Mkt4EzT7js
— MotoGP (@MotoGP) August 6, 2017
Balapan GP Ceska 2017 untuk kelas MotoGP berlangsung dalam dua kondisi lintasan berbeda.
Pada awal balapan, kondisi trek masih basah akibat hujan yang mengguyur sebelum balapan MotoGP dimulai.
Beberapa lap kemudian, lintasan mulai kering sehingga para pebalap mengganti motor berban basah dengan motor berban kering.
Marquez menjadi pebalap yang paling banyak menuai keuntungan karena lebih awal mengganti motor.
Editor | : | Diya Farida Purnawangsuni |
Sumber | : | Twitter/motogp |
Komentar