Mantan petenis tunggal putri nomor satu dunia asal Rusia, Maria Sharapova, dipastikan tidak akan berpartisipasi pada turnamen Prancis Terbuka 2017 setelah panitia memutuskan untuk tidak memberi wild card.
"Ada wild card untuk pemain yang kembali setelah cedera, tetapi tidak ada wild card untuk pemain yang kembali karena kasus doping," tutur Ketua Federasi Tenis Prancis Bernard Giudicelli Ferrandini yang dilansir BBC, Rabu (17/5/2017).
"Saya turut menyesal untuk Maria dan juga para penggemarnya," kata Giudicelli Ferrandini.
"Keputusan ini mungkin sangat mengecewakan, dia (Maria) mungkin akan sangat kecewa, tetapi ini adalah tanggung jawab saya dan misi saya adalah menjaga standar tinggi dari permainan tanpa meragukan hasilnya," ucap Giudicelli Ferrandini lagi.
Sharapova kembali bertanding setelah menjalani hukuman larangan berkompetisi selama 15 bulan dari kasus doping yang menjeratnya.
Sejauh ini, petenis yang akrab disapa Masha itu sudah meraih tiga wild card yang masing-masing didapat dari turnamen Stuttgart Terbuka, Madrid Terbuka, dan Italia Terbuka.
Baca juga:
- Maria Sharapova Sudah Amankan Tempat pada Kualifikasi Wimbledon
- Sharapova Akan Berkompetisi dengan 8 Pemain Top Dunia, jika..
- Murray Bahas Peran Media soal 'Wild Card' Sharapova
Sharapova sebetulnya bisa mengamankan tempat pada babak kualifikasi Prancis Terbuka jika berhasil menembus babak final Stuttgart Terbuka. Namun, lajunya dihentikan petenis Prancis, Kristina Mladenovic, pada babak semifinal.
Di luar Prancis Terbuka, Sharapova sudah mencatatkan diri sebagai pemain yang masuk ke babak kualifikasi Wimbledon tahun ini.
Petenis 30 tahun itu masih punya kesempatan menembus babak utama Wimbledon jika berhasil mencapai babak semifinal Italia Terbuka.
Editor | : | Delia Mustikasari |
Sumber | : | BBC |
Komentar