Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Fiorentina Vs Inter Milan, Krisis Hasil Makin Panjang

By Sabtu, 22 April 2017 | 11:30 WIB
Pelatih Inter Milan, Stefano Pioli, memberikan instruksi kepada pemainnya saat melawan Atalanta dalam laga lanjutan Liga Italia 2016-2017 di Stadion Giuseppe Meazza, Milan , pada 12 Maret 2017.
EMILIO ANDREOLI/GETTY IMAGES
Pelatih Inter Milan, Stefano Pioli, memberikan instruksi kepada pemainnya saat melawan Atalanta dalam laga lanjutan Liga Italia 2016-2017 di Stadion Giuseppe Meazza, Milan , pada 12 Maret 2017.

Krisis hasil Inter terasa makin parah. Dari empat laga terakhir I Nerazzurri hanya bisa mengamankan dua poin! Bukan perkara mudah buat kembali ke jalur kemenangan ketika pada Sabtu (22/4/2017) melawat ke Artemio Franchi guna menghadapi tuan rumah Fiorentina

Penulis: Anggun Pratama

Dalam empat laga terbaru, Inter dua kali bermain imbang 2-2 dengan Torino dan AC Milan. Sepasang hasil lain kontra Sampdoria dan Crotone berujung dengan kekalahan.

Kini Inter sudah berjarak empat poin dengan Atalanta di peringkat lima, posisi minimal yang harus diraih pasukan Stefano Pioli.

Mengingat kompetisi tinggal menyisakan enam laga, Inter tak boleh lagi terpeleset. Menyapu bersih enam pertandingan dengan kemenangan pun bukan perkara enteng.

Butuh kerja sangat keras demi mewujudkan hal tersebut bagi pasukan Stefano Pioli.

"Kami kecewa atas hasil imbang melawan Milan, tetapi harus tetap kuat karena masih ada laga penting buat memperbaiki posisi di liga. Persaingan menuju zona Eropa belum selesai," kata Pioli di Premium Sport usai bermain imbang 2-2 dengan Milan pekan silam.

Menghadapi Fiorentina di Franchi tentu bukan perkara gampang. Secara total, Si Ungu sudah 16 kali bermain kandang dengan mencatat delapan kemenangan, tujuh hasil imbang, dan sekali kalah.


Kekecewaan Pemain Inter Milan usai kalah dari Crotone dalam laga lanjutan Liga Italia 2016-2017 di Stadion Comunale Ezio Scida, Crotone, pada 9 April 2017.(MAURIZIO LAGANA/GETTY IMAGES)

Catatan itu memang bukan yang terbaik, karena Fiorentina hanya ada di posisi sembilan dalam klasemen laga kandang.

Meski begitu, sejumlah klub gede tak bisa pulang dengan selamat. Napoli cuma bisa mendapatkan hasil imbang 3-3 di Franchi pada akhir Desember silam.

Juventus kalah 1-2 memasuki Januari. Melihat Inter sedang tidak bermain bagus, potensi I Nerazzurri tersandung sangat besar.

Fiorentina juga sebetulnya baru mendapatkan hasil buruk. Menjamu Empoli dalam derbi Toscana, I Viola kalah 1-2.

Kekalahan kandang itu sebetulnya bisa dijadikan pertanda oleh Inter bahwa sang tuan rumah pun tidak sedang dalam kondisi oke. Tetapi, kubu Fiorentina tak ingin kondisi buruk itu berlarut-larut.

Baca Juga:

"Setelah kalah dari Empoli, kami harus segera bangkit, kembali ke jalur kemenangan. Laga melawan Inter sangat bergengsi. Kami harus menunjukkan bisa bersaing dengan tim papan atas," ujar bek Davide Astori seperti dikutip Firenzeviola.it.

Menghadapi Fiorentina, pelatih Stefano Pioli bisa jadi bakal mengulang 11 pilihan utama saat melawan Milan pekan lalu. Tak ada pemain yang absen. Gary Medel dan Joao Miranda membentuk duet bek tengah solid.

Hanya, Medel bisa menjadi bulan-bulanan kala menghadapi Khouma Babacar, yang punya tinggi 191 cm. Babacar diperkirakan bakal mengganti peran Nikola Kalinic, yang terkena suspensi.

Bagi Pioli, pilihan menduetkan Miranda dengan Medel masih lebih baik ketimbang memainkan Jeison Murillo yang sedang mengalami krisis kepercayaan diri parah.

Saat menghadapi Milan, Inter masih unggul 2-0 sebelum Murillo masuk. Begitu pria Kolombia tersebut bermain, Milan bisa menyamakan kedudukan.

Nantikan pula adu lincah para pemain sayap. Di kubu Fiorentina, terdapat Federico Bernardeschi, yang kebetulan masuk dalam radar pembelian Inter musim depan.

Laga ini bisa menjadi audisi. Dari sisi tim tamu, Antonio Candreva masih menjadi winger terbaik Inter.

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

Editor : Beri Bagja
Sumber : Tabloid BOLA


Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X