Sektor tunggal putra Malaysia setelah Lee Chong Wei berada dalam kondisi darurat. Hal disikapi dengan cepat oleh pelatih kepala timnas bulu tangkis Malaysia, Datuk Seri Norza Zakaria dengan merekrut Hendrawan, Tey Seu Bock, dan Indra Wijaya untuk memoles tunggal putra.
"Sektor tunggal putra setelah Lee Chong Wei pensiun seperti dalam situasi darurat di Intensive Care Unit (ICU). Butuh penanganan di ICU untuk memulihkannya," kata Norza seusai menjalani rapat dengan seluruh pelatih nasional Malaysia di Stadium Juara, Bukit Kiara seperti dilansir The Star, Selasa (10/1/2017).
"Saya bertanya kepada para pelatih untuk menyodorkan tiga nama pemain pengganti Chong Wei. Tetapi, mereka kesulitan untuk mengidentifikasinya. Karena itu, kami perlu mengetahui masalahnya dan harus bertindak cepat," ucap Norza.
Tahun ini, Lee yang sudah berusia 34 tahun ini berencana untuk mengikuti lima turnamen saja yakni All England, Malaysia Terbuka, Piala Sudirman, Indonesia Terbuka, dan kejuaraan dunia.
"Saya katakan kepada para pelatih bahwa kami tidak perlu menunggu Chong Wei pensiun untuk menyiapkan pemain pelapis. Chong Wei memiliki jalur dan takdirnya sendiri. Tugas kami adalah menyiapkan pemain yunior mulai dari sekarang," tutur Norza.
"Hendrawan dan Seu Bock menangani tunggal putra senior, sementara Indra melatih pemain yunior. Mereka harus saling melengkapi, bukan untuk bersaing," tutur pria yang juga menjabat sebagai Deputi Presiden Asosiasi Bulu Tangkis Malaysia (BAM) ini.
Malaysia saat ini baru memiliki dua tunggal putra yang sudah masuk jajaran 50 besar dunia yakni Lee dan Zulkarnain Zainudin (peringkat ke-23 dunia).
[video]http://video.kompas.com/e/5272442212001[/video]
Editor | : | Delia Mustikasari |
Sumber | : | The Star |
Komentar