Memalukan. Kata itulah yang menyambut para pemain Inter Milan saat menjamu Sparta Prague dalam matchday terakhir fase grup Liga Europa di Stadion Giuseppe Meazza, Kamis (8/12/2016).
Kata "memalukan" itu menjadi bagian terakhir kalimat protes yang dituangkan suporter Inter Milan dalam bentangan spanduk di Tribun Utara (Curva Nord) markas mereka.
Fans garis keras (ultras) yang biasa menempati area tersebut mengosongkan Curva Nord. Mereka tak hadir sebagai bagian aksi unjuk rasa menyikapi performa jeblok Inter di Liga Europa 2016-2017.
Mauro Icardi cs sudah dipastikan gagal melaju ke babak 32 besar karena hanya memetik 3 poin dari 5 partai awal.
I hope the rumours of the Curva Nord boycotting tonight's game are true. @inter have no one but themselves to blame.
— Jimmy Watson (@CurvaNordSoul) December 8, 2016
The reports about the Curva Nord are true. They won't enter the stadium today as a protest against the team's performances in the EL
— Siavoush Fallahi (@SiavoushF) December 8, 2016
"Empat kekalahan dalam 5 partai. Inilah yang pantas kamu dapatkan atas usaha yang tidak bernilai. Memalukan." Demikian bunyi kalimat yang terpampang di spanduk tersebut.
Sejumlah suporter Inter ada pula yang mendukung aksi protes ini di media sosial. Pelatih Stefano Pioli tidak tutup mata dengan kondisi yang terjadi.
"Aksi tersebut adalah hal yang benar. Kami harus memberikan usaha yang lebih," ujar Pioli kepada Sky Sports.
Baca Juga:
- Alasan Ronaldo dan Messi Tak Cocok untuk RB Leipzig
- Kesempurnaan Arda dan Misteri Kebangkitan Vidal
- Kebingungan soal Kartu Merah Kiper Vietnam Akhirnya Terjawab?
Seperti menyinggung protes ultras Inter, kubu Sparta Prague memublikasikan foto suporter mereka yang datang ke Meazza.
Sebenarnya tidak terlalu banyak, tetapi Sparta - yang menekuk Inter 3-1 pada pertemuan pertama - punya alasan cukup buat menyindir kekosongan di Meazza.
Editor | : | Beri Bagja |
Sumber | : | Berbagai sumber |
Komentar