bisik saat rapat koordinasi suporter di Pendopo Kabupaten Malang pada Rabu (14/9/2016) sore. Mereka berbisik-bisik karena air kemasan yang disajikan untuk para Aremania memiliki merek Arema Water.
Pada rapat koordinasi Aremania dengan manajemen Arema menyikapi laga away kontra Bhayangkara FC akhir pekan ini, Arema Water jadi pelepas dahaga peserta meeting.
Dalam pertemuan tersebut merupakan kali pertama Arema Water muncul di kalangan Aremania dan dibagikan dengan cuma-cuma.
"Rencananya, air minum dalam kemasan di Stadion Kanjuruhan akan dimonopoli oleh Arema Water."
Ketua Panpel Arema, Abdul Haris
”Aremania mungkin terkejut saat melihat air kemasan yang dibagikan. Karena, air kemasan itu mereknya adalah titel tim kebanggaan mereka,” ujar Ketua panitia pelaksana (Panpel) Arema, Abdul Haris.
Meski belum resmi diluncurkan, Haris mengungkapkan bahwa Arema Water mendapatkan respons positif dari Aremania.
Dari sisi kelayakan dikonsumsi, Haris menegaskan bahwa Arema Water tidak perlu diragukan. Sebab, produk ini hasil kerja sama Arema dengan salah satu produsen air minum dalam kemasan yang sudah berpengalaman.
”Kadar kelayakannya dikonsumsi sudah teruji, karena kami kerja sama dengan produsen air minum dalam kemasan,” ucapnya.
Sebagai salah satu rencana bisnis, Arema Water merupakan konsep besar untuk mendongkrak pendapatan Arema. Sebab ke depan, produk ini akan diproduksi secara masal.
Baca Juga:
- Bencana 2 Menit Buat Leverkusen Hapus Kicauan yang Meledek Tottenham
- Laga Ditunda, Guardiola Habiskan Waktu dengan Istri
- Arsenal Jadi Biang Keladi Kekalahan Tottenham di Hadapan Rekor Penonton
Produk ini diproduksi tak hanya untuk memenuhi kebutuhan air minum tim, tetapi juga rencana monopoli terhadap air kemasan di Stadion Kanjuruhan.
”Tujuan besarnya menambah pendapatan. Rencananya, air minum dalam kemasan di Stadion Kanjuruhan akan dimonopoli oleh Arema Water,” ungkap pria yang juga menjabat sebagai kepala UPTD Stadion Kanjuruhan ini.
Arema akan menjamu Mitra Kukar pada Jumat (30/9/2016), pada laga itu jadi uji coba perdana untuk monopoli air kemasan dengan label Arema Water ini.
”Kami mungkin akan coba saat melawan Mitra Kukar. Teknisnya seperti apa, akan dirancang dulu. Yang jelas, kami tidak melanggar prinsip bahwa botol minuman tidak boleh masuk ke stadion,” tuturnya.
Ke depan, Arema Water akan memproduksi dalam bentuk galon yang akan dijual Rp 35.000 per galon dan dilengkapi dengan fasilitas isi ulang dengan harga Rp 9.000.
Editor | : | Estu Santoso |
Sumber | : | juara |
Komentar