Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, menerima para Olimpian di ruang kerja lantai 10, Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Rabu (20/7) siang.
Para Olimpian tersebut yakni Susi Susanti, Alan Budikusuma, Eddy Hartono, Chandra Wijaya, Trikus, Taufik Hidayat, Denny Kantono, dan Nurfitriyana Saiman.
Kedatangan para Olimpian ini adalah untuk menyampaikan rasa terima kasih mereka kepada Imam yang telah mengeluarkan kebijakan positif terkait peningkatan kesejahteraan dan jaminan hari tua bagi mantan atlet.
Perwakilan para atlet yang pernah merebut medali di kancah Olimpiade bagi Indonesia itu menyampaikan rasa syukur karena di masa Menpora Imam perhatian terhadap kesejahteraan atlet sangat terasa, khususnya dengan adanya jaminan hari tua bagi para peraih medali Olimpiade.
"Para orang tua banyak yang tidak memperbolehkan anak-anaknya menjadi atlet merasa masa depan menjadi atlet tidak terjamin," kata peraih medali emas bulu tangkis nomor tunggal putri, Susi Susanti.
"Di masa Menpora Imam para atlet merasakan banyak perubahan terutama untuk jaminan dan bonus atlet, sehingga terasa sekali perbedaannya," ucap Susi.
Imam berhasil mewujudkan kebijakan jaminan hari tua kepada para peraih medali Olimpiade. Bonus kepada para atlet difabel juga disamakan dengan atlet normal.
Baca Juga:
- Joe Hart Dilecehkan Klub Bundesliga, Man City Balas dengan Elegan
- Atraksi Tendangan Gunting Ibrahimovic di Pantai
- Seorang Penggemar Berenang 1 Km demi Kejar Kapal Pesiar Lionel Messi
Dalam pertemuan tersebut para Olimpian dari cabang bulu tangkis menyerahkan foto dan grafis mereka saat meraih medali Olimpiade sejak 1992 hingga 2008.
Peraih medali perak yang merupakan medali pertama bagi Indonesia di kancah Olimpiade Seoul 1988, Nurfitriyana juga menyerahkan foto berbingkai Trio Srikandi Indonesia kepada Menpora.
Pada Olimpiade tersebut dia satu tim dengan Lilies Handayani dan Kusumawardhani.
Menpora menegaskan bahwa penghargaan bagi atlet berprestasi memang wajib diperhatikan pemerintah.
"Anda semua sudah membuat Indonesia bangga. Dengan kerja keras dan jerih payah yang sudah ditorehkan untuk bangsa Indonesia sudah seharusnya mendapat apresiasi yang setinggi-tingginya. Ini adalah tugas dan tanggung jawab pemerintah." tutur Imam.
Imam berharap pertemuan dapat menambah semangat bagi para atlet yang akan berjuang pada Olimpiade Rio 2016.
"Sebuah negara dapat berdiri sejajar itu dapat dinilai juga dari hasil prestasi olahraganya. Kami semua berharap untuk adik-adik yang sekarang sedang berjuang untuk Olimpiade Rio dapat meraih prestasi yang terbaik seperti apa yang sudah dihasilkan oleh Anda semua," ucap Menteri termuda di Kabinet Kerja ini.
Editor | : | Delia Mustikasari |
Sumber | : | KEMENPORA |
Komentar