MALANG, JUARA.net – Bek kanan Arema Cronus, Syaiful Indra Cahya, harus menjalani terapi khusus untuk menyembuhkan cedera yang dialaminya. Pemain baru klub berjulukan Singo Edan ini mengalami putus otot paha.
Cedera itu didapatkan Syaiful Indra Cahya saat pertandingan melawan Persiba Balikpapan, Minggu (1/5/2016). Cedera tersebut terjadi saat Syaiful terlibat perebutan bola dengan gelandang Persiba, Rahel Radiansyah pada pertengahan babak pertama.
Pemain yang 28 Mei mendatang genap berusia 23 tahun itu mengaku terlalu memaksakan diri saat dalam posisi perebutan bola tersebut.
”Kemarin waktu berebut bola, saya paksa untuk bisa mengambilnya, kemudian terasa ada yang tertarik. Kata tim medis, ada otot yang putus,” tutur Syaiful Indra Cahya.
Baca juga:
- Kim Dibuat Terpental, Beto Berikan 'Jersey' Miliknya
- Alasan Pelatih Persija Memuji Penyanyi Rossa
- Persis Solo Rancang Latihan Siang
Untuk memastikan pemulihanya berjalan dengan baik, eks pemain Persija Jakarta ini mendapatkan terapi rutin. Terapi ini mendapatkan pengawasan langsung dari fisioterapis Arema Cronus, David Setiawan.
”Sekarang harus terapi terus, langsung sama tim dokter Arema,” ucapnya.
Cederanya eks pemain timnas U-23 Indonesia di SEA Games 2015 ini menambah panjang daftar pemain Arema yang naik meja perawatan pasca laga kontra Persiba. Arema juga kehilangan Cristian Gonzales karena retak tulang rusuk dan Dendi Santoso yang cedera pada tulang fibula.
Sebelumnya, Arema juga sudah kehilangan Ahmad Bustomi yang mengalami cedera bahkan sebelum TSC 2016 bergulir.
Editor | : | Estu Santoso |
Sumber | : | juara |
Komentar