Manajer Tottenham Hotspur, Mauricio Pochettino, baru saja membawa anak asuhnya menang 2-1 atas Swansea City dalam pertandingan Premier League di Stadion White Hart Lane, Minggu (28/2/2016). Dia pun mengutarakan cerita spesial dari seorang pemain.
Spurs sempat tertinggal 0-1 akibat gol dari Alberto Paloschi. Namun, mereka berhasil membalikkan kedudukan melalui gol Nacer Chadli dan Danny Rose.
Rose, 25 tahun, telah menjalani musim yang mengesankan di bawah asuhan Pochettino. Kendati demikian, masa depan dia di Spurs sempat terombang-ambing ketika sang pelatih memboyong sesama bek kiri pada 2014, yaitu Ben Davies.
Kini, performa impresifnya mengundang decak kagum dari banyak pihak, bahkan Pochettino bercerita bahwa Rose adalah pemain pertama yang dia temui setelah mengambil alih kursi kepelatihan Spurs.
"Saya tiba (di London) 21 bulan yang lalu dan pertemuan pertama saya dengan pemain Tottenham itu adalah dengan Rose," kata Pochettino kepada talkSPORT.
"Para pemain sedang berlibur dan saya memanggil dia untuk datang ke kantor saya. Saya sangat bahagia telah memberinya kesempatan untuk bertahan di sini dan bekerja sama," ujar dia lagi.
Baca Juga:
- Makan Malam dengan Arsene Wenger, Buffon Justru Didekati Man City
- Mihajlovic Puji Penyerang Milan Usai Lakoni 'Pekerjaan Kotor'
- 'Guardiola adalah Einstein Dunia Sepak Bola'
Pemilik gelar Premier League Manager of the Month September 2015 ini puas dengan penampilan Rose.
"Kami sangat senang dengan dia karena sudah menunjukkan kualitasnya dan membantu tim. Para penggemar mengumandangkan namanya," tutur Pochettino.
Pria berdarah Argentina ini membahas lebih lanjut pilar lini belakangnya itu.
Editor | : | Jalu Wisnu Wirajati |
Sumber | : | TalkSPORT |
Komentar