Kemenangan akan terasa manis jika bisa dirasakan oleh semua pihak. Apalagi bila kesuksesan tersebut diraih setelah mengalahkan musuh bebuyutan seperti Liverpool. Ternyata, kebahagiaan seperti terasa biasa-biasa saja di kubu Manchester United.
Meski gol Wayne Rooney ke gawang Liverpool pada Minggu (17/1) telah membawa Setan Merah ke posisi kelima klasemen, kegembiraan terasa hampa.
Kabarnya, penyebab kehampaan tersebut adalah kebersamaan mulai memudar di Old Trafford.
Bagaimana tidak? Antara pemain United kini sudah mulai berani saling memaki dan beradu mulut. Bek Liverpool, Mamadou Sakho, mengklaim dirinya mendengar para pemain United saling berteriak satu sama lain di kamar ganti.
Bisa dipastikan bahwa terjadinya perang mulut di antara sesama pemain United merupakan rasa frustrasi pada pertandingan melawan Liverpool, terutama pada babak pertama.
Sampai 45 menit pertama usai, Setan Merah tercatat nol tembakan ke arah gawang.
[video]http://video.kompas.com/e/4709302970001_ackom_pballball[/video]
“Saya mendengar mereka saling berteriak satu sama lain di ruang ganti usai babak pertama. Mereka pasti frustrasi karena kami benar-benar mendominasi," kata Sakho.
Suasana internal United yang tidak harmonis tampaknya mulai muncul ke permukaan, terungkap ke ruang publik.
Padahal, pada zaman Sir Alex Ferguson, gesekan dan adu mulut antarpemain merupakan hal sangat tabu terjadi, apalagi sampai muncul ke publik.
Editor | : | Firzie A. Idris |
Sumber | : | Tabloid BOLA No. 2.650 |
Komentar