JUARA.NET - Murid Valentino Rossi, Franco Morbidelli, mengatakan bahwa dia merasa seperti idiot jika berkata MotoGP 2022 akan menjadi tahun kejayaannya.
Franco Morbidelli siap membuka lembaran baru di MotoGP 2022.
Pada gelaran tahun ini, Franco Morbidelli mendapatkan perlakuan spesial dari pabrikannya, Yamaha.
Pasalnya, Morbidelli ditempatkan di tim Monster Energy Yamaha alias tim utama pabrikan Jepang itu.
Sebagai pembalap pabrikan, pembalap berusia 27 tahun ini mendapatkan beberapa hak istimewa.
Salah satu hak yang didapatkannya ini adalah mengendarai motor dengan spesifikasi terbaik di pabrikan.
Selain itu, Franco Morbidelli juga berkesempatan untuk berduet dengan juara dunia MotoGP tahun lalu, Fabio Quartararo.
Maka dari itu, tidak sedikit orang yang menganggap MotoGP 2022 akan menjadi tahun kejayaan Franco Morbidelli.
Baca Juga: Franco Morbidelli Lihat Sisi Positif di Balik Kekurangan Motor Yamaha
Kendati demikian, Morbidelli sendiri menolak berkata bahwa MotoGP 2022 akan menjadi tahun keemasannya.
Pembalap nomor 21 ini bahkan rela menyebut dirinya sendiri idiot jika berkata demikian.
Dilansir Juara.net dari Speedweek.com, Franco Morbidelli mengungkapkan alasannya.
"Saya hanya mengharapkan kejutan di MotoGP 2022," kata Franco Morbidelli.
"Gelaran tahun ini akan menjadi helatan MotoGP yang brilian.
"Saya mencoba segalanya."
"Saya memberikan yang terbaik dan melakukan pekerjaan saya dengan cara terbaik."
“Jika saya mengatakan: 'Ini akan menjadi tahun saya' setelah apa yang saya lakukan tahun lalu, itu adalah perkataan bodoh."
Baca Juga: Karena Hal Ini, Franco Morbidelli Sebut MotoGP 2022 Bakal Dahsyat
"Saya tidak berpikir saya idiot."
"Jadi, saya tidak akan mengatakannya," pungkas murid Valentino Rossi.
Franco Morbidelli diketahui tidak tampil maksimal di MotoGP 2021.
Pembalap kelahiran Roma ini hanya bisa mengumpulkan 47 poin dan finis pada urutan ke-17 kejuaraan dunia.
Poin minim itu didapatkannya lantaran Morbidelli harus absen di lima balapan karena mengalami cedera lutut.
Editor | : | Dwi Widijatmiko |
Sumber | : | Speedweek.com |
Komentar