JUARA.NET - Tunggal putri Jepang, Tomoka Miyazaki bicara soal satu kekurangannya saat di lapangan.
Pebulu tangkis berusia 18 tahun ini baru saja mengikuti Kejuaraan Beregu Campuran Asi 2025, 11-16 Februari di China.
Bersama tim Negeri Sakura, dia berhasil menembus babak semifinal.
Jepang gagal lolos ke final usai takluk dari tuan rumah dengan skor 2-3.
Apesnya, salah satu kekalahan datang dari Miyazaki.
Diturunkan di sektor tunggal putri, dia berhadapan melawan Xu Wen Jing.
Pertandingan ini selesai dalam waktu 46 menit.
Miyazaki dikalahkan lawannya tersebut dua gim langsung, 16-21 dan 17-21.
Terlepas dari hal itu, Si Bocah Ajaib dari Jepang pernah membahas salah satu kekurangannya.
Dia merasa masih lemah dalam segi mental, sehingga ingin semakin memolesnya.
"Saya merasakan tekanan yang lebih banyak sekarang," ujar Miyazaki, dilansir Juara.net dari BWFBadminton.com.
"Itu semua karena banyak yang lebih memperhatikan saya."
"Tetapi, saya ingin mengubah tekanan menjadi kekuatan."
"Untuk mencapai level yang lebih tinggi, saya harus membangun mental saya."
"Di situ juga saya merasa masih kurang."
"Itulah yang menjadi aset terbesar pada atlet top dunia."
"Pelatih saya bilang bahwa tidak ada yang berubah dalam tubuh saya selama beberapa tahun terakhir."
Baca Juga: Malaysia OTW Punya 3 Ganda Putra Top 10, Anak Asuh Herry IP Makin Termotivasi
"Tetapi, saya marasa masih kurang kuat pada bagian atas tubuh..."
"Saya ingin semakin memperkuat tubuh dan tubuh bagian atas," imbuhnya.
Bulan Maret nanti, Miyazaki akhirnya bisa lulus dari sekolah.
Setelah menyelesaikan pendidikannya, dia akan semakin fokus untuk mengejar karier di dunia bulu tangkis.
"Saya akan lulus dari sekolah bulan Maret besok," tuturnya.
"Saya bekerja keras untuk pendidikan saya, tetapi saya juga tidak bisa belajar."
"Masa depan saya ada di bulu tangkis."
"Jadi, saya berusaha menyelesaikan pendidikan saya bagaimanapun caranya," tutup Miyazaki.
Editor | : | Fiqri Al Awe |
Sumber | : | BWFBadminton.com |
Komentar