JUARA.NET - Pembalap Aprilia, Jorge Martin, tampak gusar melihat Marc Marquez selalu naik podium dan ingin segera mengikuti balapan di MotoGP Qatar 2025.
Jorge Martin tampak sudah tidak sabar untuk bersaing dengan Marc Marquez di MotoGP 2025.
Seperti diketahui, pembalap asal Spanyol itu mengalami cedera saat tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand, awal Maret lalu.
Posisinya digantikan oleh Lorenzo Savadori yang apesnya juga harus absen di MotoGP Argentina pekan lalu.
Jorge Martin menunjukkan kecemasan saat menyaksikan seri Argentina pada Senin (17/3/2025) lalu.
Di mana The Baby Alien lagi-lagi keluar sebagai jawara.
Pembalap Ducati itu memenangi dua seri terakhir di MotoGP Thailand dan Argentina.
"Saya menonton balapan pertama di televisi, yang saya matikan lalu nyalakan kembali," kata Martin dikutip Juara.net dari Motosan.
Diakuinya, sangat sulit untuk menaklukkan Marquez di kondisi saat ini.
"Sulit untuk tidak mengharapkan kemenangan dari Marc," ucap Martin.
Martin hanya bisa berharap segera membalap untuk menyaingi Marquez.
Setelah melewatkan dua seri, pembalap 27 tahun itu membuka peluang untuk memacu kendaraannya di Qatar bulan depan.
"Tetapi hanya jika tidak melibatkan risiko apa pun," kata Martin soal peluang membalap di Qatar.
"Ini adalah saat-saat yang tepat. akan menjadi kesalahan untuk terburu-buru," ucapnya menambahkan.
Dengan dominasi Marquez sejauh ini, Martin mengakui tidak bisa langsung instan naik podium.
Bahkan tidak mudah baginya untuk menembus lima besar.
"Saya tidak dapat menjamin kemenangan atau posisi ke-5," tutur Jorge Martin.
"Saya masih tertinggal 5.000 km dari yang lain. Saya harus kembali dan membiasakan diri dengan motor."
Baca Juga: Kekhawatiran Marc Marquez Terbukti di MotoGP Argentina, Nyaris Menyerah Ladeni Adik Sendiri
"Saya tidak bisa menjamin kemenangan atau posisi kelima, tetapi saya akan berusaha sebaik mungkin."
"Pada saat kembali, kemenangan akan menjadi konsekuensinya."
"Semua terjadi karena suatu alasan, cedera membuat kami harus kembali lebih kuat dari sebelumnya," jelasnya.
Saat ini Martin tengah fokus dengan pemulihan cedera.
Jawara MotoGP 2024 itu memulai masa yang berat usai memutuskan hijrah ke Aprilia.
Ia dituntut memberikan reputasi baik untuk pabrikan yang belum meraih gelar juara.
"Begitulah hidup, tidak ada perasaan kesal. Saya fokus pada tujuan memenangkan kejuaraan dunia."
"Tantangan terbesar adalah untuk berhasil dengan motor yang belum pernah memenangkan kejuaraan dunia," pungkasnya.

Editor | : | Nungki Nugroho |
Sumber | : | Motosan.es |
Komentar