Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

MotoGP Amerika 2025 - Francesco Bagnaia Diyakini Masih Bisa Repotkan Marquez

By Fiqri Al Awe - Senin, 24 Maret 2025 | 10:16 WIB
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia (kiri) diklaim masih bisa merepotkan Marc Marquez pada MotoGP Amerika 2025.
LUIS ROBAYO/AFP
Pembalap Ducati Lenovo, Francesco Bagnaia (kiri) diklaim masih bisa merepotkan Marc Marquez pada MotoGP Amerika 2025.

JUARA.NET - Marc Marquez diyakini akan mendapatkan perlawanan sengit dari Francesco Bagnaia di MotoGP Amerika 2025.

Dua balapan pembuka tidak berlangsung baik bagi kubu pembalap yang akrab disapa Pecco itu.

Pada Thailand dan Argentina, dia selalu diasapi oleh The Baby Alien.

Selanjutnya, balapan bakal digelar di Negeri Paman Sam.

Mengalahkan Marquez di Austin tentu bukanlah perkara yang mudah.

Juara dunia delapan kali tersebut punya tradisi bagus saat beraksi di sana.

Namun, mantan Bos LCR, Oscar Haro punya pendapat berbeda.

Baginya sosok Bagnaia merupakan pembalap yang sangat cerdas.

Meski dua balapan sebelumnya agak mengganggu mental, Pecco diyakini bisa merepotkan pada seri mendatang.

Baca Juga: Jadikan Valentino Rossi hingga Marc Marquez Contoh, Jack Miller Kasih Paham Aprilia : Aturan adalah Aturan

"Saya lihat, Marc sangat kuat di Amerika," ucapnya, dilansir Juara.net dari Corsedimoto.com.

"Di satu sisi, saya lihat-lihat mental Pecco agak sedikit hancur."

"Menurut saya, Bagnaia merupakan pembalap yang cerdas."

"Dia juga seorang pekerja keras."

"Saya pikir, dia bisa melakukannya," sambung Haro.

Langkah besar diambil Bagnaia untuk MotoGP Amerika 2025 besok.

Dia dikabarkan takkan menggunakan GP25 melainkan seri lebih lawas, GP24.

Keputusan menarik ini turut menjadi sorotan Haro.

Baca Juga: Sinyal Positif dari Pabrikan Honda, Adik Valentino Rossi Realistis Jelang MotoGP Amerika 2025

Pecco dinilai telah mengambil jalan yang tepat karena tidak mengikuti jalur Marquez.

"Marc bak memusnahkan rekan-rekan setimnya," tukas Haro.

"Menurut saya, saat Pecco bilang ingin kembali ke GP24, dia sedang menjadi dirinya sendiri."

"Dia berusaha untuk tidak mengikuti pengembangan yang dilakukan Marc. Mengikuti hal tersebut sangatlah sulit dilakukan."

"Itu terjadi kepada semua orang. Pedrosa, adiknya, Cal Crutchlow, Stefan Bradl, hingga Pol Espargaro pernah merasakannya."

"Semua rekan setimnya, melakukan hal yang sama."

"Tetapi, mereka akhirnya malah terjatuh," tambah Haro.

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P

Editor : Fiqri Al Awe
Sumber : Corsedimoto.com


Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

SELANJUTNYA INDEX BERITA

Close Ads X