JUARA.NET - Pembalap KTM, Maverick Vinales, pasrah dengan persaingan di MotoGP Amerika 2025 meski memegang rekor tercepat.
Maverick Vinales punya rapor positif ketika membalap di Circuit of the Americas (COTA).
Pembalap asal Spanyol itu merupakan pemegang rekor tercepat di COTA.
Ia membukukan catatan waktu 41 menit 9,503 detik dalam 20 laps balapan.
Musim lalu, Vinales sukes finish di urutan pertama dengan pabrikan Aprilia.
Vinales mengungguli pembalap KTM, Pedro Acosta, beserta empat pembalap Ducati di belakangnya.
Kini, Vinales akan balapan dengan tim yang berbeda yakni Red Bull KTM Tech3.
Dalam dua seri awal, Vinales terlempar dari 10 besar dengan finish di urutan 16 dan 12.
Musim ini Vinales berada dalam situasi yang agak lebih rumit.
Baca Juga: Kompetitor Ducati Sebut Persaingan Marc Marquez dan Bagnaia di Luar Prediksi
Pembalap berusia 30 tahun itu masih berupaya untuk beradaptasi dengan KTM.
Sinyal positif sudah didapat dari hasil balapan di Argentina pekan lalu.
"Saya meninggalkan Argentina dengan perasaan yang baik setelah balapan," kata Vinales.
"Saya pikir kami akhirnya menemukan basis yang baik yang sedikit lebih cocok untuk saya."
"Jadi saya tidak sabar untuk menjelajahi arah ini lebih jauh di Austin," ucapnya menambahkan.
Meski begitu, Vinales tetap realistis dengan situasinya saat ini.
Ia tidak yakin bisa naik podium seperti musim lalu di Austin.
"Ini adalah sirkuit yang sangat saya sukai, sangat menuntut secara fisik."
Baca Juga: Dengan Settingan Motor Sama, Francesco Bagnaia Dinilai Tetap Tak Sebanding dengan Marc Marquez
"Di mana saya meraih kesuksesan besar musim lalu, tetapi mari kita bersikap realistis."
"Kami akan balapan dengan motor baru untuk saya, yang masih coba saya pahami,"
"Jadi kami tidak datang dengan tujuan yang sama (podium)."
"Pada hari Jumat (sesi practice), penting untuk menemukan basis kami untuk akhir pekan."
"Sehingga kami dapat meningkatkannya dari sana dalam kualifikasi pada hari berikutnya, hingga balapan hari Minggu."
"Saya sangat bersemangat untuk putaran ini," pungkasnya.
Empat pembalap KTM yang mentas di MotoGP 2025 masih belum mampu naik podium di dua seri awal.
Brad Binder menjadi yang terbaik dengan menempati urutan 8 dan 7.
Pembalap asal Afrika Selatan itu kini menempati peringkat ketujuh klasemen dengan 19 poin.
Sedangkan Vinales tercecer di peringkat ke-17 dengan empat poin saja.
Di samping Vinales dengan catatan tercepatnya, Marc Marquez yang saat ini kokoh di puncak klasemen juga punya rekor fantastis di Austin.
Pembalap asal Spanyol itu tercatat tujuh kali memenangi seri Amerika sejak pertama digelar pada 2013.
Marquez digadang kembali naik podium bersama motor Ducatinya di MotoGP Amerika 2025.
Editor | : | Nungki Nugroho |
Sumber | : | Motosan.es |
Komentar