Terverifikasi Administratif dan Faktual oleh Dewan Pers

Perubahan Penghitungan Suara Ballon d'Or Bisa Ancam Messi dan Ronaldo

By Septian Tambunan - Kamis, 22 September 2016 | 14:06 WIB
Trofi Ballon d'Or memunculkan foto Neymar Jr (kiri), Cristiano Ronaldo (tengah), dan Lionel Messi. (FRANCK FIFE/AFP)

Sneijder Pemenang 2010, Bukan Messi

Pada 2010, pemain yang paling banyak dipilih oleh jurnalis adalah Sneijder, bukan Messi.

Saat itu, Sneijder meraih treble bersama Inter Milan (Serie A, Coppa Italia, dan Liga Champions) dan mengantarkan Belanda menjadi runner-up Piala Dunia.

Dia mendapatkan 293 suara dari jurnalis, disusul oleh Andres Iniesta (291) dan Xavi Hernandez (229).

Iniesta dan Xavi dianggap sebagai pesaing utama Sneijder karena berhasil mengantarkan Spanyol menjuarai Piala Dunia.

Sementara itu, Messi hanya berada di posisi keempat dari pilihan jurnalis.

Ribery Pemenang 2013, Bukan Ronaldo

Pada 2013, Ribery merengkuh trigelar bersama Bayern Muenchen (Bundesliga, DFB Pokal, dan Liga Champions).

Dia berada di tempat teratas pilihan jurnalis dengan 524 suara. Ribery mengungguli Ronaldo (399), dan Messi (364).

Gelar Pemain Terbaik Eropa yang Ribery raih pada Agustus 2013 tak cukup mengantarkan dia menjadi pemenang Ballon d'Or di Kongresshaus, Zurich, Swiss, pada Januari 2014.

Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P