”Peluang ini sebetulnya memberikan optimism sekaligus prospek ke depan persepakbolaan Indonesia. Asal, kita kelolanya dengan betul dan benar,” katanya.
Apabila dunia sepak bola nasional telah menjadi sebuah industri besar dan menguntungkan, Presiden meyakini banyak investor yang akan masuk. Menurutnya, semua itu terlihat di China sekarang.
”Para pemain yang bayarannya tinggi masuk semua ke sana. Investor, industri sepak bola juga berbondong-bondong ke sana. Kenapa kita tidak yakin dengan data dari FIFA tadi,” tegasnya.
Presiden Jokowi berharap, semangat ini juga muncul di klub-klub sepakbola negeri ini. Dia ingin kepentingan-kepentingan yang membuat dunia sepak bola Indonesia tidak berkembang harus ditinggalkan.
”Tidak akan lahir pemain besar dan tim nasional yang berprestasi di dalam pengelolaan sepak bola yang amburadul,” katanya.
Editor | : | Estu Santoso |
Sumber | : | juara |
Komentar