Akan tetapi, dalam kondisi itu, Alvarez tetap masih terlalu kuat bagi lawannya.
Yildirim sendiri kebetulan tampaknya tidak berada dalam kondisi terbaik.
Petinju asal Turki itu sudah absen selama hampir 2 tahun dengan penampilan terakhirnya dilakukan pada 23 Februari 2019.
Pertarungan pun berlangsung cepat dan berakhir pada ronde 3.
Melihat Yildirim menerima terlalu banyak pukulan Alvarez dan dibuat roboh di ronde 3, sudutnya melempar handuk di akhir babak.
Statistik pukulan menjelaskan jomplangnya kualitas Alvarez dan Yildirim.
Sang juara bertahan memasukkan 67 pukulan dengan akurasi 40%.
Sementara itu sang penantang secara tragis hanya berhasil mendaratkan 11 pukulan dengan akurasi 11%.
Nikmati berita olahraga pilihan dan menarik langsung di ponselmu hanya dengan klik
channel WhatsApp ini: https://whatsapp.com/channel/0029Vae5rhNElagvAjL1t92P
Editor | : | Dwi Widijatmiko |
Sumber | : | DAZN.com, BoxRec.com |
Komentar