"Setelah itu, Honda tidak mengalami peningkatan. Semua orang mengalami peningkatan, jadi kemudian semua kemenangan itu, semua gelar juara dunia itu, semua kesuksesan itu menempatkan Marc menjadi pebalap terbaik bukan dengan motor terbaik," jelasnya.
Sebelum akhirnya pembalap Spanyol itu menderita cedera setelah empat musim beruntun menjuarai MotoGP.
"Kemudian, tentu saja, setelah 2019, ia cedera, dan kemudian kita berakhir disitu."
"Pada tahun 2025, sekali lagi, pembalap terbaik berada di motor terbaik," tegas Neil.
Marquez diprediksi kembali melejit di MotoGP Amerika 2025.
Pembalap berusia 32 tahun itu punya rekor fantastis di Circuit of The Americas.
Marquez memenangi tujuh perlombaan di Austin sejak pertama digelar pada 2013.
Editor | : | Nungki Nugroho |
Sumber | : | Motosan.es |
Komentar